PERPUSTAKAAN UIN MADURA

Perpustakaan Religius, Kompetitif dan Kolaboratif

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Statistik
  • Bantuan
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
No image available for this title
Penanda Bagikan

Text

Pekerja Perempuan Yang Bersuami Dalam Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif, Studi Kasus di Desa Sana Tengah Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan

Moh. Sa’iAffan - Nama Orang;

Moh. Sa’iAffan, 2014, Pekerja Perempuan Yang Bersuami Dalam Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif, Studi Kasus di Desa Sana Tengah Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan. Skripsi, Program Studi al-Ahwal al-Syakhshiyyah, Jurusan Syari’ah dan Ekonomi, Pembimbing: Erie Hariyanto, S.H., M.H.
Kata Kunci: Hukum Islam, Hukum Positif, Pekerja Perempuan Yang bersuami (istri)
Bekerja merupakan hal penting bagi setiap orang utamanya bagi pasangan suami istri, karena dengan bekerja akan menjamin kelangsungan hidup kedepan bagi keluarganya. Nafkah adalah suatu kewajiban bagi seorang suami terhadap istri dan keluarganya, namun terkadang apa yang seharusnya menjadi kewajiban suami pada masa sekarang menjadi terbalik dan menjadi satu hal yang dilakukan seorang istri, dari sinilah peneliti tertarik untuk meneliti dengan judul “Pekerja Perempuan Yang Bersuami Dalam Tinjauan Hukum Islam dan Hukum Positif, Studi Kasus di Desa Sana Tengah Kecamatan Pasean Kabupaten Pamekasan.
Dari konteks di atas, masalah-masalah yang dikaji dirumuskan sebagai berikut; Pertama, Apa saja faktor-faktor yang melatar belakangi perempuan yang bersuami harus bekerja di luar rumah di Desa Sana Tengah? Kedua, Bagaimanakah hukum bekerja bagi perempuan yang bersuami dalam tinjauan hukum islam dan hukum positif?. Dengan demikian, signifikasi penelitian ini adalah secara tioritis, mendiskripsikan alasan atau latar belakang pekerja perempuan yang bersuami, dan tinjauan hukum islam dan hukum positifnya.
Penelitian ini mengunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus atau (field reseach). Sumber data diperoleh melalui wawancara, observasi dan dokumentasi. Informan diperoleh dari kepala desa, dan masyarakat desa Sana Tengah yang bekerja dan bersuami pada khususnya. Data yang diperoleh dianalisis menggunakan analisis data kualitatif dengan pola pikir indukatif. Kemudian pengecekan keabsahan data dilakukan dengan melalui perpanjangankeikutsertaan, ketekunan pengamatan, dan triangulasi.
Hasil penelitian menunjukkan; Pertama perempuan yang bersuami bekerja di luar rumah karena faktor eksternal yaitu rendahnya tingkat ekonomi yang didorong oleh kebutuhan yang sangat mendesak dengan meningkatnya kebutuhan-kebutuhan pangan dan lainnya yang berhubungan dengan kebutuhan keluarga dalam setiap harinya. Dan faktor internal yaitu rasa kasian istri terhadap suami yang bekerja setiap hari sehingga dia mengharuskan untuk bekerja juga demi meringankan beban suaminya sebagai wujud kepedulian dalam membina mahligai rumah tangganya. Kedua, Mengenai hukum bekerja bagi perempuan yang bersuami menurut hukum islam dan hukum positif, Al-qur’an menganjurkan satu pola dasar yaitu mu’asyarah bil-ma’ruf (pergaulan atau hubungan yang baik). Pada ayat lain dijelaskan Ta’awunalal birr wa-taqwa, artinya tolong menolong dalam kebaikan dan ketaqwaan (Q.S. at-Taubah (9): 71). Oleh karena itu, pada perinsipnya antara suami dan istri harus takafulwatadhamun(saling menanggung dan menjamin). Dalam arti, antar suami dan istri ada hubungan kemitraan dan kesejajaran. Sama halnya dengan hukum positif Sebagaimana di sebutkan dalam Undang-Undang Dasar BAB XA tentang HAK ASASI MANUSIA Pasal 27 Ayat (2) disebutkan bahwa “ Tiap-tiap warga negara berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak bagi kemanusiaan” sementara dalam Pasal 28D Ayat (2), “Setiap orang berhak untuk bekerja serta mendapat imbalan dan perlakuan yang adil dan layak dalam hubungan kerja. Dan juga lahirnya peraturan tentang larangan diskriminasi terhadap perempuan, seperti Undang-Undang No. 7 tahun 1984 yang merupakan ratifikasikonvensi PBB tentang penghapusan segala bentuk Diskriminasi terhadap wanita. Juga Keputusan Presiden No. 4 tahun 1988 tentang Hak Atas Pekerjaan yang sama dengan pria.


Ketersediaan
#
Perpustakaan IAIN Madura 2120140148 Moh P
2120140148
Tersedia namun tidak untuk dipinjamkan - No Loan
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
2120140148 Moh P
Penerbit
Pamekasan : STAIN Pamekasan Press., 2014
Deskripsi Fisik
-
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
-
Klasifikasi
NONE
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
-
Subjek
SKRIPSI AHS 2014
PEREMPUAN BEKERJA
HUKUM ISLAM VS HUKUM POSITIF
Info Detail Spesifik
148
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

  • Daftar Mandiri
  • Area Anggota
  • Penghitung Pengunjung
  • Cek Denda
  • Survei
  • Masuk Administrator
PERPUSTAKAAN UIN MADURA
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

Menyediakan sumber informasi dalam memenuhi Tri Dharma Perguruan Tinggi yaitu informasi untuk pendidikan atau pengajaran, penelitian serta pengabdian masyarakat.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pengecekan Denda
Pencarian Spesifik
Kemana ingin Anda bagikan?